Cicak dan Kadal ajan Memutuskan Ekornya ketika Terancam
Cicak dan Kadal akan Memutuskan Ekornya ketika Terancam
Dra. Dyah Dhomi Eko Wulandari
Siang itu Sinar mentari menyengat kulit, Mama Peni berencana menjemur kasur mungil yang selalu setia berada di depan TV. “ Andi, nak tolong bantu mama, kesini nak,” panggil Mama. Akhirnya kasur di jemur di halaman rumah, tanpa sengaja kaki Andi hampir menginjak binatang, “Mama, ada cicak gede ma,” teriak Andi merangkul tangan mamanya, saat diamati mama ternyata bukan cecak .”Andi, lihatlah nak, namanya kadal,” jelas Mama.
Mama mengandeng tangan anaknya keruang tamu dan mama mengambilkan minuman untuk Andi diusapnya peluh di kening putra semata wayangnya. Mama menyuruh Andi melihat di tembok ada cicak yang lagi berkejaran dan ekornya terputus. Mama menjelaskan kalau cicak dan kadal satu spesies yang dinamakan spesies invertebrata, saat dalam bahaya dan merasa akan tertangkap maka akan melepaskan ekor itu upaya untuk menyelamatkan diri, Ekor yang terlepas akan bergoyang dan mengalihkan perhatian pemangsa sehingga pemangsa menangkap ekor cicak.Kejadian melepaskan ekor dinamakan autotomi.
Andi merasa senang sebab mendapat pengetahuan baru tentang kehidupan cicak dan kadal dari mamanya. “Andi ayo nak, makan, setelah makan segeralah menyiapkan peralatan sholatmu kita ke Surau “ajak mamanya pada Andi. Maka bergegaslah Andi patuh aturan keluarganya.
Comments
Post a Comment