Matahari di Genggaman

Oleh : Dra.Dyah Dhomi Eko   

Aku terlelap tak terasa sinar mentari mengelus wajahku hangat , tetap saja tubuhku menggeliat dan sesekali menguap sambil kubaca lirih doa bangun tidur, " Alhamdulillahilladi ahyana ba' tama ammatana wailaihinnusyuur" Kurapikan kamarku hari ini aku libur ibadah karena menstruasi.Dan bergegas mandi berkumpul dihalaman berangkat sekolah dipandu oleh petugas keamanan PP.Saat masuk dikelas terasa hawa hangat merambat di tubuh kami karena ada temanku yang mengeluarkan jurus kipas wer..wer alamat tertidur kalau keenakan hari ini saatnya aku buka kelas bimbingan alqur'an untuk teman yang belum lulus qiroati dan kitab. Membantu guru kami, di kamar pondok aku juga siap membantu temannyang belum lulus Alqur'an dan kitab. Ada beberapa yang membutuhkan tanda tanganku tanda sudah mengikuti bimbingan." Mawar yuk sarapan dulu nanti diteruskan lagi nak, " kata ustadzah untuk mengingatkan kebiasaanku lupa sarapan, ternyata guruku sudah membawa bekal dari rumah beliau kami makan bersama itulah kehidupan di sekolah dipondokan selalu bersama- sama apa adanya jauh dari kemewahan kami merasakan susah senang bersama tiada media yang boleh kami sanding selain koran Jawa Pos yang dipasang di Mading dan coretan kami sepondok menghiasi banyak mading di pojoh halaman pondok dalam, tempat santriwati belajar dan tidur.itulah pondok saya belajar menimba ilmu di Mahad Aly pondok pesantren salawiyah syawi'iyah Sukorejo Situbanda.Alhamdulillah saat yang kutunggu wisuda Alqur 'an tiba meskipun orang tuaku menunggu jauh di gerbang berjarak 500meter kuyakin beliau berdua bahagia, Aku termasuk wisudawan terbaik matahari ada digenggamanku.

Comments

Popular posts from this blog

SOBAT SEMPADA Kamis,15 Mei 2025

Manfaat Buah Telang

KUAS KASIHMU