Dawai Rindu Untuk Ayah di Surga
Dawai Rindu Untuk Ayah di Surga
Ayah...
Namamu selalu kupanggil dalam diam
meski hanya angin yang membawa jawab
Namun aku tahu
doamu tak pernah benar-benar pergi
ia tinggal di setiap langkah hidupku
Engkau adalah tangan yang tak lelah bekerja
peluhmu jatuh menjadi mata air harapan
Siang dan malam kau tukar dengan pengorbanan
agar anakmu dapat mengeja mimpi
Akhirnya berdiri di depan kelas
menjadi seorang guru
Hari ini aku mengajar Ayah
Setiap kali kutulis huruf di papan
aku melihat jejak tanganmu
Setiap kali kubimbing murid-muridku
aku merasa sedang melanjutkan kasih sayang
yang dahulu kau tanam dalam hidupku
Betapa ingin kupeluk engkau sekali lagi
mengucapkan terima kasih yang belum sempat selesai
Ingin kubisikkan
"Yah, aku berhasil
menjadi guru
seperti yang selalu kau doakan"
Kini hanya doa yang mampu kusampaikan
Semoga Allah melapangkan kuburmu
menerangi rumah abadimu dengan cahaya surga
dan menerima segala lelahmu
sebagai amal yang tak pernah putus pahalanya
Ayah...
Meski ragamu telah tiada
cintamu tetap hidup dalam setiap ilmuku
dalam setiap murid yang kubimbing
dan dalam setiap kebaikan yang kuajarkan
Engkaulah guru pertama dalam hidupku
Dan sampai napas terakhirku
aku akan selalu bangga
menjadi anak dari seorang ayah
yang mengorbankan segalanya
demi masa depan anaknya
Comments
Post a Comment