MENITI SARI SESAJI
Bisik angin luruhkan kenangan Menggetarkan kalbu tersembunyi dalam pikiran Terlukis kisah namun tak mampu hadirkan kerinduan Lepas menerawang dalam rengkuhan kekuatan Seiring matahari tenggelam di balik bukit Kualihkan dalam benaman rasa Akankah kuabaikan. Pemilik sari sesaji dewata Hanya rangkaian tanya larut dalam benakku Sabda alam menyadarkanku Hasrat berjalan di titik kehidupan yang tersisa Terasa tinggalkan tapak kehidupan Terjawab waktu sesaji telah tiba Hilangkan hembusan aroma kemunafikan Dudukan sepantasnya di nirwana hidupku